PEMERINTAH IDONESIA HARUS PEKA DAN TANGGAP
ATAS KEJADIAN DI PAPUA
Malang, 13/12/2011
Saat ditemui di Organisasi Daerah Papua, kemarin (013/12/2011), Anwar, selaku Senior Ikatan Pelajar Mahasiswa Papua (IKPMA), mengatakan bahwa pemerintah janganlah menutup mata dengan masalah yang terjadi di Papua sekarang ini,terkait dengan masalah Freeport dan Gerakan Papua Merdeka, pemerintah juga harusnya lebih peka terhadap keadaan Papua khususnya masyarakat Timika.
Papua memiliki banyak kekayaan alam yang melimpah, seperti emas, perak dan tembaga. Semua hasil kekayaan ini dilindungi oleh negara untuk kepentingan rakyat. Seharusnya dengan kekayaan ini tingkat kesejahteraan Papua semakin meningkat.
Pria 32 tahun ini, juga mengatakan bahwa, Preeport dibangun sejak zamannya Soekarno, saat itu Indonesia melakukan kontrak denga negara bagian Eropa,yaitu Amerika , Jermar dan Inggris, dengan batas waktu kontraknya. Saat itu pula terikat perjanjian bahwa hasil yang didapat dari pejualan Kekayaan Alamnya tersebut dibagi untuk Indonesia mendapat 70% dan untuk Amerika,Inggris dan Jerman 30%.
Tetapi saat ini,semua keadaan tersebut berbanding terbalik,dimana Amerika mendapatkan 60%,dan Indonesia mendapatkan 40% dari hasil penjualan emas,perak dan tembaga tersebut. Mengapa demikian?adakah unsur politik didalamnya? Hasilnya juga tidak dinikmati,kurangnya perhatian dari pemerintah baik itu pemerintah daerah maupu pemerintah pusat. Kebijakan dalam bidang pendidikan dan ekonomi pun belum terpenuhi,tutur Mahasiswa Jurusan Administrasi Negara ini.
Kekayaan alam sendiri dikelolah oleh orang asing, bukan orang Papua. Hasilnya juga dinikmati oleh orang asing dan pemerintah, bukan masyarakat Papua. Dana triliunan rupiah mengalir ke rekening mereka yang punya kekuasaan. Semua karyawan PT Freeport menuntut kenaikan gaji, hal itu dipicu oleh faktor ekonomi yang tak kunjung membaik, juga kebutuhan hidup yang semakin meningkat, lanjut anak ketiga dari lima bersaudara ini.
Harapan pria Papu adalah bahwa pemerintah harus terjun langsung ke lapangan agar mengetahui keadaan yang sebenarnya, kesejahteraan dan perhatian penuh dari pemerintah,serta pembangunan daerah harus diperhatikan, jangan pernah membedakan antara yang satu dengan yang lain,harus berpegang teguh pada Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila Serta UUD 1945. (aji)






0 comments:
Post a Comment